Gubernur Lampung Gelar Pasar Murah di Masjid Ulul Albaab, Bantu Rakyat Jelang Ramadan

Gubernur Lampung Gelar Pasar Murah di Masjid Ulul Albaab Bantu Rakyat Jelang Ramadan
Antrean warga memadati Pasar Murah di Masjid Ulul Albaab, Bataranila. Sejak pagi, ratusan masyarakat berburu bahan pokok bersubsidi jelang Ramadan demi menjaga daya beli dan stabilitas harga. (Foto: Disperindag Provinsi Lampung)

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat menjaga stabilitas harga pangan.

Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang bekerja sama dengan Takmir Masjid Ulul Albaab Bataranila, Pemprov menggelar Bazar dan Pasar Murah di Desa Hajimena, Natar, Sabtu (14/2/2026).

Read More

Kegiatan ini melibatkan 37 UMKM lokal dan menyediakan berbagai bahan pokok bersubsidi yang diserbu ratusan warga sejak bakda Subuh.

Intervensi Harga dan Pengendalian Inflasi

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.

“Kami menggandeng produsen dan distributor untuk memberikan subsidi sehingga harga tebus masyarakat jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Ini komitmen kami dalam mengawal Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” ujar Zimmi.

Adapun komoditas yang disediakan meliputi:

  • Beras Premium: 3 Ton
  • Beras SPHP: 2 Ton
  • Telur Ayam: 500 Kg
  • Gula, Tepung, & Minyak Goreng: 600 Liter/Kg
  • Gas Elpiji 3 Kg (Melon)

Apresiasi dari Tim Percepatan Pembangunan (TPP)

Kegiatan yang menyentuh langsung akar rumput ini mendapat apresiasi khusus dari internal Pemerintah Provinsi.

Mahendra Utama, Anggota Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Gubernur Lampung Bidang Perindustrian dan Perdagangan, menyatakan dukungannya atas kolaborasi lintas sektor ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah konkret Disperindag dan Takmir Masjid Ulul Albaab. Kegiatan ini adalah bentuk nyata perhatian Pemerintah Provinsi Lampung di bawah arahan langsung Gubernur Rahmat Mirzani Djausal,” ungkap Mahendra Utama.

“Beliau ingin memastikan negara hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi fluktuasi harga pangan menjelang Ramadan,” imbuhnya.

Mahendra menambahkan bahwa model pasar murah berbasis rumah ibadah ini sangat efektif karena mampu menjangkau komunitas secara langsung sekaligus menggerakkan ekonomi mikro di sekitar lokasi.

Masjid Sebagai Pusat Ekonomi Keumatan

Ketua Takmir Masjid Ulul Albaab, Agung Muhammad Iqbal, menekankan bahwa peran masjid saat ini harus meluas ke dampak sosial dan ekonomi.

“Kami ingin ibadah tidak hanya berdampak spiritual, tapi juga sosial. Dengan melibatkan 37 UMKM, kita memberdayakan warga sekitar,” kata Agung.

“Selama Ramadan nanti, UMKM ini akan terus kita libatkan untuk penyediaan takjil dan kebutuhan jamaah,” tuturnya.

Kolaborasi Multi-Stakeholder

Kesuksesan acara ini didukung oleh berbagai pihak strategis, antara lain:

  • Perum BULOG (Penyediaan beras)
  • Pertamina Patra Niaga (Penyediaan gas melon)
  • Aparat Keamanan & Pemerintah Kecamatan Natar
  • Sektor Swasta/Produsen Bahan Pokok

Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan beban ekonomi warga Desa Hajimena serta Perumahan Bataranila dapat sedikit teringankan di tengah tren kenaikan harga pangan nasional.

#PasarMurahLampung #GubernurRahmatMirzaniDjausal #DisperindagLampung #MasjidUlulAlbaabBataranila

---

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *