Panen Perdana Galur Ubi Jalar Ungu Polinela, Dorong Diversifikasi Pangan Lokal Lampung

Panen Perdana Galur Ubi Jalar Ungu Polinela Dorong Diversifikasi Pangan Lokal Lampung
Polinela menguji potensi galur ubi jalar ungu hasil riset untuk dikembangkan sebagai sumber pangan lokal yang adaptif dengan kondisi wilayah Lampung. (Foto: dok. Dr. Ir. Ratna Dewi, M.Si.)

Upaya diversifikasi dan penguatan pangan lokal di Lampung mendapat tambahan amunisi setelah Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memanen perdana galur ubi jalar ungu hasil riset sivitas akademikanya.

Panen perdana tersebut dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026) dan menjadi bagian dari hasil penelitian serta pengembangan pangan lokal berbasis umbi-umbian yang dilakukan oleh sivitas akademika Politeknik Negeri Lampung.

Read More

Kegiatan panen dilakukan oleh pimpinan Polinela yang diwakili Wakil Direktur I Politeknik Negeri Lampung, Didik Kuswadi. Panen ini sekaligus menjadi penanda penguatan riset terapan dan inovasi pangan lokal yang dikembangkan oleh institusi pendidikan vokasi tersebut.

Panen Perdana di Sekincau, Lampung Barat

Panen Perdana Ubi Ungu Polinela 1 dan Polinela 2
(Foto: dok. Dr. Ir. Ratna Dewi, M.Si.)

Panen perdana galur ubi jalar ungu tersebut berlangsung di Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari demplot penelitian yang dikembangkan Polinela bersama Unit Produksi Benih Sayuran Sekincau.

Melalui demplot ini, Polinela menguji potensi galur ubi jalar ungu hasil riset untuk dikembangkan sebagai sumber pangan lokal yang adaptif dengan kondisi wilayah Lampung.

Hasil Riset Galur Ubi Jalar Ungu Polinela

Ubi jalar ungu yang dipanen merupakan hasil penelitian Dr. Ir. Ratna Dewi, M.Si., dosen Politeknik Negeri Lampung. Penelitian ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan pangan lokal berbasis riset terapan.

Galur ubi jalar ungu yang dihasilkan saat ini masih berstatus galur dan belum dilepas sebagai varietas resmi. Dua galur tersebut diberi nama Polinela 1 dan Polinela 2.

Ratna Dewi juga merupakan pengampu mata kuliah Pengembangan Pangan Lokal pada Program Studi Magister (S2) Ketahanan Pangan Politeknik Negeri Lampung.

Perbedaan Karakter Polinela 1 dan Polinela 2

Perbedaan Karakter Ubi Ungu Polinela 1 dan Polinela 2
Perbedaan Karakter Ubi Ungu Polinela 1 dan Polinela 2.
(Foto: dok. Dr. Ir. Ratna Dewi, M.Si.)

Ratna Dewi menjelaskan, kedua galur ubi jalar ungu tersebut memiliki sejumlah keunggulan, antara lain produksi yang tinggi, umur panen yang relatif genjah, warna daging umbi ungu yang menarik, serta cita rasa yang enak.

“Polinela 1 memiliki bentuk umbi lebih ramping, rasa lebih manis, dan energi total yang lebih tinggi. Sementara Polinela 2 memiliki ukuran umbi lebih besar, produksi lebih tinggi, serta aktivitas antioksidan yang lebih kuat,” ujar Ratna.

“Dengan karakteristik tersebut, galur ubi jalar ungu ini berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan lokal yang sehat dan bernilai gizi tinggi,” terangnya.

Dukung Diversifikasi Pangan dan Pembelajaran Akademik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung penyediaan bahan pangan lokal yang berkelanjutan sekaligus berkontribusi dalam upaya diversifikasi pangan, khususnya di Provinsi Lampung.

Ke depan, pengembangan galur ubi jalar ungu Polinela juga diarahkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk olahan pangan.

Baca juga:
* Manfaatkan Limbah Sekam Padi, Dosen dan Mahasiswa Polinela Teliti Sintesis Biosilika Mesopori Ramah Lingkungan

Upaya ini dinilai berpotensi meningkatkan keanekaragaman pangan lokal serta membuka peluang nilai tambah melalui pengolahan komoditas berbasis umbi-umbian.

“Pengembangan ubi jalar ungu ini diharapkan dapat meningkatkan keanekaragaman pangan lokal sekaligus membuka peluang nilai tambah melalui pengolahan pangan berbasis umbi-umbian,” kata Ratna Dewi.

“Selain itu, hasil penelitian ini juga dimanfaatkan sebagai bahan kajian dan pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Magister Ketahanan Pangan, baik dari aspek budidaya maupun diversifikasi produk olahan,” tutupnya.

---

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *