Doa untuk Tanah Rencong dan Serambi Melayu

Puisi Doa untuk Tanah Rencong dan Serambi Melayu - Mahendra Utama
(Foto ilustrasi banjir gemini . google .com)

Karya: Mahendra Utama

Kabut kelam menyelubungi bukit barisan
Air yang tadinya sahabat,berubah menjadi amukan
Menerpa rumah,jembatan, dan ladang harapan
Meninggalkan duka di Sumatera yang bersedih.

Read More

Di tengah rintik dan rintihan yang berdentum
Bergurat luka,pilu, dan nestapa
Namun,dari puing dan lumpur yang menyergap
Bangkit satu suara:”Kita harus bangkit!”

Terima kasih pada kau, para pahlawan tanpa jubah
Yang mengarungi bahaya,mengulurkan tangan
Relawan,TNI, Polri, dan warga yang bersatu
Kau adalah nadi yang menghidupkan kembali asa.

Dan untuk Pemimpin, Prabowo Subianto,
Sigap langkahmu menjawab panggilan ibu pertiwi
Perintahmu mengalirkan bantuan dan kekuatan
Membuktikan jiwa kesatria yang berdiri di garda terdepan.

Semoga ini jadi ujian terakhir yang ditakdirkan
Agar kita lebih terjaga,lebih siap, dan bersatu
Kami memohon pada Yang Maha Kuasa
Lindungi Nusantara,jangan ulang lagi nestapa ini.

Semoga tanah yang terluka segera pulih kembali
Menghijau,membangun, dan kembali bersemi
Dengan semangat gotong royong yang tak terkikis zaman
Kita wujudkan Indonesia yang tangguh dan bermartabat.

*Puisi ini penulis persembahkan karena turut berduka cita atas musibah banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

---

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *