Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur memberikan penyuluhan narkoba kepada sekitar 300 anggota Pramuka Penegak Pandega putra dan putri, Senin (12/10/2026).
Penyuluhan digelar di Lapangan Desa Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, dalam rangkaian Perkemahan dan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.
Penyuluhan Narkoba Pramuka Menyasar Penegak dan Pandega
Penyuluhan disampaikan oleh Ketua Tim Pencegahan BNNK Lampung Timur, Sigit Raharjo, S.Sos., M.M.
Pesertanya adalah anggota Pramuka golongan Penegak (16-20 tahun) dan Pandega (21-25 tahun) yang mengikuti perkemahan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lampung Timur pada 11-14 Oktober 2026.
Dampak Narkoba bagi Kesehatan dan Kehidupan Sosial
Dalam penyuluhan, peserta mendapat pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial. Peserta juga mendapat pemahaman tentang pentingnya bersikap tegas menolak ajakan yang berisiko.
Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota Pramuka agar mampu melindungi diri serta lingkungan pergaulannya dari ancaman narkoba.
Edukasi P4GN Diperluas ke Organisasi Kepemudaan
Penyuluhan ini bagian dari upaya BNNK Lampung Timur memperluas edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui lingkungan pendidikan dan organisasi kepemudaan.
Nilai-nilai Gerakan Pramuka, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial, sejalan dengan upaya pencegahan narkoba yang membutuhkan keterlibatan generasi muda.
BNNK Lampung Timur mendorong anggota Pramuka menjadi pelopor perilaku hidup sehat serta menyebarluaskan pesan antinarkoba di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kolaborasi dengan Kwarcab Diharapkan Terus Diperkuat
Kolaborasi BNNK Lampung Timur dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur yang telah berjalan diharapkan terus diperkuat untuk membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkotika.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih dari narkoba serta mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.



