Hilirisasi Hutan Lampung Kunci Ekonomi Warga Naik Kelas

Hilirisasi Hutan Lampung Kunci Ekonomi Warga Naik Kelas - Mahendra Utama
Foto kiri atas: Wagub Jihan Nurlela saat meninjau area hutan di pinggiran Tahura Wan Abdul Rachman.

Oleh Mahendra Utama | Pemerhati Pembangunan

Dari Ekonomi Bahan Mentah ke Nilai Tambah

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menuntut evaluasi kontribusi kehutanan yang menurun terhadap PDRB. Persoalannya bukan pada luas hutan, melainkan pada rantai nilai yang belum tergarap.

Read More

Wagub Jihan menekankan pentingnya “penguatan kualitas produk, serta kepastian pasar dan rantai pasok”.

Ini adalah panggilan untuk mengubah struktur ekonomi dari source-based menjadi value-added.

Teori Hilirisasi dan Bukti Empiris

Hilirisasi bukan sekadar jargon. HIMKI menegaskan pengolahan kayu di Cirebon dan Jepara “mampu mengubah struktur ekonomi masyarakat dari berbasis bahan mentah menjadi ekonomi bernilai tambah”.

Di Lampung, Wagub Jihan mendorong setiap KPH memiliki komoditas unggulan. Pendekatan ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mencabut 22 izin PBPH seluas 1.012.016 hektare karena merugikan masyarakat.

Cara pandang Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung saat ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Perempuan Penyortir Kemiri di Hulu Hilirisasi Lampung - 3 - Yopie Pangkey
Perempuan Penyortir Kemiri di Hulu Hilirisasi Lampung. (Foto: Yopie Pangkey)

Peta Jalan Menuju Kesejahteraan

Mendorong hilirisasi semua komoditas hasil hutan bernilai tambah tinggi adalah peta jalan terbaik.

Agroforestri adalah pilihan rasional untuk kesejahteraan masyarakat seputar hutan.

Wagub Jihan mengingatkan, “Apa yang kita urus hari ini adalah sumber kehidupan anak-anak dan cucu kita di masa depan”.

Hilirisasi bukan hanya soal ekonomi, tetapi soal keadilan antargenerasi. Tanpa itu, penurunan PDRB kehutanan akan terus berlanjut.

#HilirisasiLampung #HutanProduktif #NilaiTambahHutan #EkonomiWarga #LampungMaju

---

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *