Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Keuangan menyalurkan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) kepada petani kakao binaan PT Papandayan Cocoa Industries (Barry Callebaut) di Kabupaten Pesawaran, Lampung, Selasa (20/10/2026).
Setiap anggota kelompok tani menerima pinjaman Rp10 juta hingga Rp20 juta yang dikembalikan saat panen dalam tenor dua tahun.
Sebanyak 24 petani menandatangani akta perjanjian pinjaman FDB dan perjanjian fidusia di Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pesawaran. Pembiayaan ini diarahkan untuk memperkuat rantai pasok kakao di Pesawaran.

24 Petani Teken Akta Pinjaman dan Fidusia
Penandatanganan dihadiri Kepala Divisi Penyaluran Pinjaman BPDLH, Eko Prasondita, dan Kepala KPH Pesawaran, Iskandar.
Keduanya hadir langsung dalam agenda yang mengawal penyaluran pembiayaan berbasis kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan surat undangan resmi BPDLH bernomor UND-1108/BPDLH/2026, anggota kelompok tani wajib hadir bersama pasangan sah masing-masing.
24 petani tersebut berasal dari Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, dan dari Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong.
Dana Bergulir Dikembalikan Saat Panen, Tenor Dua Tahun
Pembiayaan ini dirancang mengikuti karakter usahatani kakao. Pengembaliannya memakai sistem bayar panen (yarnen) dengan tenor dua tahun.
Skema musiman tersebut diharapkan tidak mengganggu arus kas (cash flow) harian rumah tangga petani.
Di sisi lain, petani mendapat ruang modal kerja untuk perawatan kebun, peremajaan tanaman, dan penanganan pascapanen yang lebih baik.
Petani: Bisa Fokus Kelola Kebun Tanpa Angsuran Bulanan
Syafei, petani kakao asal Desa Bayas Jaya, menilai akses permodalan yang tepat sasaran membantu petani merawat kebun lebih intensif tanpa terbebani angsuran bulanan.
“Bantuan pendanaan ini menjadi angin segar bagi kami di tingkat petani. Dengan sistem pengembalian saat musim panen dan tenor dua tahun, kami bisa lebih fokus mengelola kebun dan meningkatkan kualitas hasil panen kakao,” ujar Syafei.
Baca juga:
* BPDLH Dorong Lampung Masuk Peta Kakao Global Lewat Skema Dana Bergulir
KPH dan Industri Bersinergi Perkuat Rantai Pasok
Iskandar menyambut positif penyaluran FDB BPDLH yang dipadukan dengan pendampingan industri dari PT Papandayan Cocoa Industries (Barry Callebaut).
Menurut Iskandar, sinergi tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat rantai pasok kakao berkelanjutan di Pesawaran, sekaligus mendukung program perhutanan sosial dan konservasi kawasan.
Dengan dukungan dana bergulir ini, petani binaan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kakao lokal agar memenuhi standar pasokan industri global secara berkelanjutan.



