Pasir dan Batu: Modal Lampung Bangun Infrastruktur

Pasir dan Batu Modal Lampung Bangun Infrastruktur - Mahendra Utama
Tambang Pasir Sungai dan Batu Gunung di Lampung. (Foto Istimewa)

Oleh: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan

Bicara soal pembangunan, infrastruktur memang jadi tulang punggungnya. Lampung paham betul soal ini.

Read More

Di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, pengembangan infrastruktur tetap menjadi fokus utama terutama untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menghubungkan daerah satu dengan lainnya.

Tapi jujur saja, kemampuan keuangan daerah itu terbatas. Nggak bisa dipungkiri, APBD Lampung belum sekuat provinsi-provinsi besar lainnya.

Pertanyaannya: kalau uang terbatas, terus gimana caranya tetap bisa bangun infrastruktur?

Jawabannya sebenarnya ada di depan mata kita: pasir dan batu.

Ya, dua bahan bangunan yang kelihatannya biasa ini ternyata bisa jadi sumber pemasukan besar kalau dikelola dengan benar. Lampung punya cadangan pasir dan batu yang melimpah.

Kalau sektor tambang ini diatur secara legal, transparan, dan berkelanjutan, hasilnya bisa langsung masuk kas daerah tanpa perlu utang atau menambah beban anggaran.

Ada usulan strategis agar alokasi anggaran untuk infrastruktur terus ditingkatkan dalam beberapa tahun ke depan.

Targetnya ambisius, tapi bukan tidak mungkin. Asalkan ada sumber dana alternatif yang jelas. Dan sektor tambang ini bisa jadi solusinya.

Dengan aturan yang ketat dan pengawasan yang baik, pendapatan dari tambang bukan cuma mengisi kantong pemerintah, tapi juga bisa mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi tambang.

Yang penting, semua pihak harus kerja bareng. Pemerintah daerah perlu gandeng swasta, terutama pelaku usaha tambang dan konstruksi.

Program CSR mereka bisa diarahkan langsung ke pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas umum di sekitar area tambang.

Begitu juga BUMD seperti PT Lampung Usaha Energi mereka mulai fokus kelola energi dan sumber daya mineral. Ini bukan sekadar bisnis biasa, tapi kontribusi nyata buat kemajuan Lampung.

Salut juga buat Dinas ESDM Lampung dan Pusat Survei Geologi yang terus eksplorasi potensi daerah dengan pendekatan yang bertanggung jawab.

Mereka juga melibatkan kampus dan sektor swasta supaya data yang dipakai akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Ini tanda pembangunan kita sudah mulai berbasis riset, bukan asal tebak.

Kalau semua elemen pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat bisa jalan kompak dan transparan, pasir dan batu bukan lagi sekadar material. Tapi jadi bukti bahwa Lampung bisa mandiri.

Kita bisa bangun jalan sendiri, buka akses ke desa-desa terpencil, majukan sektor wisata, dan akhirnya bikin Lampung makin diperhitungkan di level nasional.

Intinya begini: pembangunan infrastruktur bukan cuma urusan semen dan aspal. Ini soal keberanian kita menggali potensi sendiri.

Lampung punya segalanya tanah yang subur, orang-orang yang pekerja keras, dan pemimpin yang visioner.

Sekarang tinggal buktikan saja: dengan pasir dan batu yang kita punya, kita bisa bangun Lampung yang lebih maju dan berdaya saing.

#Infrastruktur #Lampung #Ekonomi #SDA #Pembangunan

---

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *